Selasa, 22 April 2014

Budidaya Mencit atau Tikus Putih

Untuk memulai usaha bisnis tikus putih sebaiknya kita mesti menguasai cara membudidayakannya. Walau pun budidaya tikus ini terbilang cukup mudah tapi jika kita tidak mengasainya dengan benar maka dapat beresiko tikus kena penyakit dan bau kandang yang terlalu pesing. Namun, jika perawatan dan kebersihan kandangnya terjaga maka semua bisa teratasi. Berikut langkah-langkah dalam membudidayakan tikus putih.
1. Sediakan kandang untuk tempat tikus seperti dari bekas tempat es krim, ember bekas, dll. Bagian atas tutup dengan kawat ram untuk mencegah tikus mencoba keluar
2. Pastikan ventilasi ruangan untuk sirkulasi udara agar tidak pengap dan mengurangi bau tidak sedap.
3. Untuk alas kandang diberi alas dari serbuk gergaji atau tatal kayu.
4. Sediakan tempat air minum dari botol bekas seperti kratingdeng, M150, UC1000 yang diberi lubang kecil pada bagian tutupnya. Untuk melubangi gunakan paku 1 inchi. Letakkan botol yang berisi air pada atas kandang/kawat ram dengan posisi terbalik. Jangan lupa beri penyanggah agar botol tidak terjatuh.
5. Satu kandang tikus diisi dengan 1 ekor jantan dan 4 betina, untuk hasil yang bagus gunakan indukan yang sudah berumur sekitar 2,5 bulan
6. Beri pakan berupa pellet babi, pellet ayam ataupun pellet ikan. Khusus untuk indukan sebaiknya diberi tauge satu kali seminggu.
7. Pada minggu pertama bisanya tikus sudah bunting dan jika perut tikus sudah terlihat sangat besar (sekitar 2 minggu lebih) maka induk dipisah pada kandang tersendiri untuk menghindari anakan yang akan lahir dimakan/digigit oleh tikus yang lain.
8. Sekitar 1 minggu kemudian akan lahir anakan tikus sekitar 6 - 10 ekor. Induk akan melahirkan lebih banyak pada kehamilan berikutnya bahkan tikus peliharaan penulis sendiri bisa melahirkan sampai 15 ekor. Ini tergantung dari tingkat kesuburan dan kualitas pakan tikus itu sendiri.
9. Pada minggu awal (1-2 minggu) anakan tikus tidak boleh dipegang sama sekali. Jika ingin memindahkannya, gunakan sendok plastik, pindahkan anakan tikus beserta sedikit serbuk kayu.
10. Pada 2-3 minggu berikutnya, anakan tikus duah bisa dipisahkan dari induknya, dan induknya bisa dimasukkan kedalam kandang yang berisi induk jantan untuk kawin lagi.
11. Untuk perawatan, pastikan air minum selalu tersedia dan serbuk kayu diganti minimal 1 kali seminggu.

6 komentar: